Spanyol Sekarang Sudah Kembali

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi CS Sbobetnesia, Karena Kami Sudah Menyediakan Bonus-bonus Yang Menarik Untuk Anda

Spanyol Sekarang Sudah Kembali – Tim nasional Spanyol seolah kembali pada track di UEFA Nations League. Kemenangan 2-1 atas Inggris serta 6-0 atas Kroasia jadi tanda bangunnya Spanyol dari kegagalan di Piala Dunia 2018.

Sesudah mencapai hasil menyedihkan di Piala Dunia 2018, di mana Spanyol berhenti di 16 besar sesudah kalah beradu penalti lawan tuan-rumah Rusia, Spanyol berusaha untuk kembali jadi penguasa di Eropa bahkan juga dunia. Langkah awal untuk bangkit kembali diawali di UEFA Nations League, satu pertandingan sebagai alternatif untuk kwalifikasi Piala Eropa.

Harapan itu mulai dilambungkan waktu Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menunjuk Luis Enrique menjadi pelatih definitif. Awal mulanya Tim nasional Spanyol dirundung ketegangan yang cukuplah mengagetkan.

Dapatkan Bonus First Deposit 10% + Extra Kredit, Bonus Cashback 10% Tiap Minggunya, Bonus Ajak Teman 5% Selamanya (HOT) Hanya Dengan Minimal Deposit 25 Ribu di Sbobetnesia

Soalnya, RFEF melepaskan Julen Lopetegui sehari mendekati kick off Piala Dunia. Itu dikerjakan karena Lopetegui diam-diam merajut persetujuan menjadi pelatih Real Madrid.

Spanyol juga langsung mengambil langkah cepat dengan menunjuk Fernando Hierro. Akan tetapi Hierro belumlah masak jadi pelatih karena jam terbangnya sedikit. Ini juga yang membuatnya langsung mengundurkan diri selesai Spanyol tidak berhasil meluncur jauh di Piala Dunia 2018.

Banyak yang menyayangkan ketetapan mendadak Presiden RFEF, Luis Rubiales yang melepaskan Lopetegui dari kursi pelatih. Publik Spanyol sudah sempat mengharap supaya Lopetegui dikasih waktu untuk melatih Spanyol dahulu di Piala Dahulu sebelum dipecat. Akan tetapi nasi telah jadi bubur.

Buat Rubiales, harga dianya menjadi presiden RFEF mesti masih dihormati. Dia tidak ingin dibohongi dari belakang oleh Lopetegui walau dengan resiko Spanyol tiada nakhoda definitif di Piala Dunia kemarin.

Rubiales juga lantas menunjuk Luis Enrique. Penentuan Enrique nyatanya mencuatkan banyak kesangsian. Walau sukses bersama dengan Barcelona, akan tetapi banyak yang menyangsikan kedatangan Enrique.

Enrique jadi pilihan pilihan paling akhir buat Rubiales menjadi arsitek Tim nasional Spanyol. Sebetulnya, dia inginkan Roberto Martinez yang sekarang masih tetap jadi pelatih Belgia. Lantas ada nama Michel serta Quique Sanchez Flores. Sesudah diperhitungkan, Enrique dipandang seperti pilihan terunggul.

Jurnalis senior media Spanyol, as, Alfredo Relano menilainya Enrique menjadi perjudian buat Luis Rubiales. Itu diungkapkannya dalam kolom pandangan (opini) di as.

“Dia pelatih bagus, muda serta enerjik. Tetapi dia juga kurang dapat berdiplomasi. Waktu lalunya juga di isi oleh beberapa hal yang berlebihan,” kata Relano.

Kemenangan 2-1 atas Inggris serta 6-0 atas Kroasia jadi awal yang manis buat Enrique. Sekurang-kurangnya, ini dikit membungkam kritikan serta kesangsian terhadapnya.

Inggris serta Kroasia bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan di UEFA Nations League. Inggris sudah sempat maju ke semi final Piala Dunia 2018, sedang Kroasia adalah finalis Piala Dunia 2018.

Memang, debut Enrique masih tetap sangat awal. Akan tetapi, Enrique mulai mengemukakan pesan yang pasti masalah konstruksi seperti apakah yang diharapkannya di Tim nasional Spanyol.

Eks Barcelona ini lebih memercayakan pemain muda seperti Saul Niguez, Rodrigo serta Marcos Alonso. Beberapa nama baru seperti Jose Style serta Dani Ceballos juga mengemuka di tangan Enrique.

Lebih menggembirakan lagi, tidak seperti yang disangka beberapa orang, Enrique tidak membeda-bedakan pada pemain Real Madrid dengan pemain Barcelona. Bahkan juga waktu Spanyol diperkokoh 6 pemain Real Madrid, Enrique tidak mempersoalkan. Bila disaksikan dari waktu lalunya yang begitu dekat dengan Barcelona, ini pasti mengagetkan.

“Mereka (pemain Real Madrid) itu pemain dari Spanyol serta itu saja. Mereka datang dari Madrid serta itu keliatannya bagus. Saya cuma lihat jersey Spanyol saja,” kata Enrique.

“Banyak pertarungan. Saya suka mereka membuat ini jadi susah untuk saya dalam pilih, saya terima rintangan mereka.”

Enrique juga tidak sembarangan pilih pemain. Misalnya waktu pilih Dani Ceballos. Diakuinya telah memonitor Ceballos semenjak main di Spanyol U-21. “Saya seringkali lihat penampilannya di Spanyol U-21. Dia pemain yang berlainan,” kata Enrique.

Tim nasional Spanyol diyakinkan ingin kembali rasakan tangan dingin pelatih seperti di masa Vicente del Bosque. Dengan segudang bakat yang dipunyai Spanyol, diperlukan pelatih berkualitas supaya Tim nasional Spanyol dapat kembali menguasai di arena sepak bola Eropa serta dunia.

Dapat dibuktikan, Spanyol tiada arah waktu tidak berhasil di Piala Dunia lantas dengan pelatih yang tidak oke. Mungkinkah Enrique akan menjadi penerus Del Bosque yang demikian cemerlang dengan Spanyol?

Perjalanan Enrique masih tetap jauh. Sekurang-kurangnya, dia dapat menunjukkan kehebatannya di UEFA Nations League. Arena ini jadi tes yang cocok buat kedahsyatan Enrique di Tim nasional Spanyol.

Dia masih tetap 10 hari bersama dengan tim nasional Spanyol. Akan tetapi dia telah mencuatkan keinginan besar buat publik Spanyol. Enrique sendiri mengakui begitu berterima kasih pada pemain yang tunjukkan prinsip besar dengan Tim nasional Spanyol.

“Apakah yang sangat saya senang dalam 10 ini hari yakni sikap pemain. Dari apakah yang saya lihat, tidak perduli akhirnya, saya senang sekali,” kata Enrique.

Untuk Berbagung Bersama Kami, Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Atau Bisa Juga Dengan Mengisi Data Diri Anda Pada Form Pendaftaran Dibawah Ini